SBY Sampaikan Good News Soal Ekonomi Indonesia

SBY Sampaikan Good News Soal Ekonomi Indonesia

Jakarta – Saat membuka rapat terbatas dengan sejumlah menteri soal ekonomi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan kabar baik soal perbaikan ekonomi, setelah beberapa waktu terakhir sempat terguncang.

Dalam pembukaan rapat, SBY mengatakan, setiap bangun pagi ia selalu berharap ada berita baik soal perekonomian Indonesia.

“Setiap saya bangun pagi selalu terlintas di pikiran saya, apa hadiah berita yang baik hari itu, dan kemudian selalu kemudian ada berita yang kurang nyaman. Ada good news ada bad news. Demikian juga pengelolaan pemerintahan yang saya kelola bersama Wapres dan lakukan selama ini. Good news yang dapat saya sampaikan kepada saudara, dua hari ini rupiah kita stabil, atau menguat tipis, dan saham kita menguat dalam dua hari ini mencapai 5%,” tutur SBY dalam rapat di kantornya, Jakarta, Selasa (10/9/2013).

SBY mengatakan, kondisi perekonomian Inodnesia sedang baik dan tidak dirudung rumor-rumor negatif. Meski begitu, ujar SBY, kondisi ekonomi saat ini belum aman, karena masih ada sejumlah faktor yang harus diperbaiki.

“Ditambah urusan politik seperti Suriah yang menjadi perdebatan internasional. Oleh karena itu agar kita lebih yakin, lebih optimistis dan tekanan bisa kita lampaui, maka mari kita bekerja good news, all out, dan tidak ada satu hari pun tidak kita gunakan untuk kelola masalah ini sebaik-baiknya,” papar SBY.

Pada kesempatan tersebut, SBY mengatakan, sepanjang perjalanannya menghadiri pertemuan KTT G-20 di Saint Petersburg, Rusia pekan lalu, dia terus memantau kondisi ekonomi dalam negeri lewat Wakil Presiden Boediono.

Sasaran yang ingin dicapai pemerintah ke depan, uajr SBY, adalah kestabilan harga-harga, sehingga laju inflasi bisa dikelola dengan baik.

“Kedua, kita harus terus berupaya untuk mencegah terjadinya PHK. Apa yang saudara lakukan terus berkomunikasi dengan dunia usaha dan meningkatkan fiskal. Antara lain untuk cegah PHK,” ujar SBY.

Kemudian sasaran ketiga, adalah menjaga agar nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tidak terus melemah dan akan stabil. SBY juga meminta jajaran pemerintah menjaga tren Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di jalur positif.

“Untuk mencapai sasaran itu, tiada lain adalah apa yang telah kita tetapkan, paket Agustus itu dijalankan. Saya memantau sebagian sudah berjalan dan sebagian belum dijalankan dengan penuh,” kata SBY.

 

sumber : finance.detik.com