Kartu Kredit di Indonesia Pakai PIN Mulai 1 Januari 2015

Kartu Kredit di Indonesia Pakai PIN Mulai 1 Januari 2015

MasterCard and VISA credit cards are seen in this illustrative photograph taken in Hong KongJakarta -Siap-siap transaksi kartu kredit akan berubah. Tak lama lagi nasabah tidak bisa bertransaksi memakai kartu kredit dengan membubuhkan tanda tangan, tapi harus memakai PIN.

Bank Indonesia (BI) akan mengatur penggunaan Personal Indentification Number (PIN) pada setiap kartu kredit dan debit yang merupakan alat transaksi. Ke depan kartu ini secara keseluruhan harus menggunakan pin dengan 6 digit.

Awal tahun ini Direktur Eksekutif Departemen Akunting dan Sistem Pembayaran BI Rosmaya Hadi pernah mengatakan per 1 Januari 2015, semua kartu kredit itu harus menggunakan pin 6 digit. Ini melengkapi chip yang sudah diterapkan beberapa waktu lalu.

“Untuk kredit kita sudah terapkan chip 100%. Untuk pin 6 digit itu berakhir pada akhir 2014. Atau 1 Januari 2015 itu semua kartu kredit harus memiliki pin 6 digit,” kata Maya waktu itu seperti dikutip detikFinance, Jumat (8/8/2014).

Penggunaan chip hingga saat ini masih pada kartu kredit. Menurut Maya, kartu debit juga harus diberlakukan hal yang sama. Dengan tujuan keamanan dari penggunaan kartu sebagai alat transaksi. Sementara untuk kartu debit akan diberlakukan pada 1 Januari 2016.

“Kartu debit ATM itu akhir Desember 2015 atau per 1 Januari 2016. Itu harus pin 6 digit itu sesuai dengan ketentuan. Sekarang itu kan baru kartu kredit yang pakai chip, nantinya semuanya debit juga pakai chip,” terang Maya.

Beberapa negara sudah menerapkan penggunaan PIN dalam transaksi kartu kredit. Yang terbaru adalah negara tetangga kita, Australia, per 1 Agustus kemarin. Alasan pemakaian PIN dalam kartu kredit bisa dilihat di sini.

 

sumber : keuangan.kontan.co.id