Investasi Apa Saja yang Cocok di Tahun Pemilu?

Investasi Apa Saja yang Cocok di Tahun Pemilu?

utang2011Jakarta -Tahun Pemilihan Umum (Pemilu) dinilai masyarakat sebagai tahun penuh risiko untuk berinvestasi. Namun, instrumen investasi reksa dana bisa dilirik di tahun ini.

Head of Product Investment and Treasury Wealth Management Standard Chartered Bobby Kusnandar mengatakan, secara historis tahun pemilu tidak berdampak signifikan terhadap investasi di dalam negeri.

Investasi tahun ini diperkirakan masih akan baik dengan pilihan instrumen yang tepat.

“Investasi 2014 masih bagus. Pertumbuhan ekonomi bagus, inflasi bisa dijaga. Sehingga investasi di equity seperti reksa dana cukup menarik,” ujar dia saat acara Seminar Wealth on Wealth dan Outlook Perbankan dan Investasi di 2014, di Hotel Sangri-La, Jakarta, Selasa (11/2/2014).

Menurutnya, meskipun di awal tahun 2014 pergerakan investasi belum terlalu agresif, namun beberapa bulan menjelang pemilu pertumbuhannya bakal melesat.

“Tiga bulan sebelum pemilu, JCI (indeks) akan naik karena domestik spending dari partai. Jadi sekarang waktunya memulai investasi,” katanya.

Bobby menyebutkan, reksa dana saham dinilai mampu memberikan keuntungan di tahun politik ini. Dengan imbal hasil (return) rata-rata 15-20% per tahun, investasi ini tidak akan menggerus keuangan kita.

Return reksa dana saham selama 5 tahun terakhir tumbuh 15-20%. Tahun ini masih akan bagus,” ujarnya.

Sementara untuk reksa dana pendapatan tetap juga dinilai bisa menjadi pilihan investasi menarik. Diperkirakan return reksa dana pendapatan tetap di angka 7-10% per tahun.

“Tapi harus berhati-hati, ekspektasi BI rate diprediksi naik 2 kali tahun ini. At least 50 bps jadi 8%,” ucap dia.

Reksa dana campuran juga dianggap bisa memberikan keuntungan dengan rata-rata return 10-15% per tahun.

“Campuran biasanya untuk yang konservatif, 70% equity, sisanya obligasi,” tandasnya.

sumber : finance.detik.com