Ini Investasi yang Cocok untuk Persiapan Masa Pensiun

Ini Investasi yang Cocok untuk Persiapan Masa Pensiun

uang2Jakarta -Kesadaran masyarakat dalam merencanakan keuangan di masa pensiun masih rendah. Dari 500 responden yang disurvei melalui Skor Financial Quotient (FinQ) hanya 31% yang sudah merencanakan masa pensiun.

Senior Vice President Retail Bank Segment & Marketing Head Citibank Indonesia Ivan Jaya mengatakan, masa pensiun perlu disiapkan sedini mungkin untuk mencapai keuangan yang matang di kemudian hari.

Reksa dana saham bisa menjadi salah satu pilihan investasi jangka panjang. Investasi ini dinilai cocok untuk menunjang masa pensiun yang memang dipersiapkan untuk jangka panjang.

“Orang pensiun kan umumnya usia 50-65 tahun. Kita perlu merencanakan dari sekarang,” ujar Ivan dalam diskusinya bersama media di Kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (25/2/2014).

Dia menjelaskan, dengan kondisi perekonomian Indonesia yang mulai membaik, investasi pun akan semakin menunjukkan kinerja positif. Apalagi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus merangkak naik. Hingga akhir tahun ini, IHSG diprediksi mampu menembus level 5.300.

Optimisme tersebut menjadi peluang keuntungan investasi di reksa dana saham. Di tahun ini, reksa dana saham diprediksi mampu memberikan imbal hasil atau return hingga 20% per tahun dengan asumsi IHSG mampu mencetak angka 5.300 di akhir tahun.

“Sekarang saja indeks sudah 4.600. IHSG perkiraan bisa sampai 5.300 sampai akhir tahun. Melihat itu return reksa dana kemungkinan bisa sekitar 20%,” terang dia.

Lebih jauh dia menjelaskan, euforia pemilu di tahun ini tidak bakal berdampak signifikan terhadap pergerakan IHSG. Bahkan, hal ini bisa memberi dampak positif seperti pemilu-
pemilu sebelumnya.

“Pengaruhnya justru positif. Ini dijadikan awal untuk berinvestasi,” katanya.

Menurut dia, berinvestasi tidak melulu harus dengan modal yang tinggi. Dengan hanya Rp 500 ribu per bulan, seseorang sudah bisa berinvestasi di reksa dana.

“Nggak harus gede kok investasi itu. Reksa dana juga bisa dengan Rp 500 ribu per bulan, misal produk reksa dana saham Citi Investment Research Analyst (CIRA) itu bisa,” kata Ivan.

sumber : finance.detik.com