Hingga akhir tahun, biaya dana bank terus naik

Hingga akhir tahun, biaya dana bank terus naik

bankJAKARTA. Perebutan dana pihak ketiga (DPK) bakal semakin meningkatkan biaya dana alias cost of fund perbankan. Maklum, untuk menggaet dana nasabah, bank gencar menaikkan suku bunga simpanan. Jika bank tidak menggenjot penyaluran kredit, kenaikan biaya dana diperkirakan bakal  menurunkan pendapatan laba perbankan akhir tahun ini.

Bank Danamon, misalnya, mencatat kenaikan biaya dana sebesar 10 basis poin  pada kuartal III 2013. Tak pelak, kenaikan biaya dana mengakibatkan pendapatan margin bunga bersih pada kuartal III 2013 turun menjadi 9,8% pada kuartal III 2013 ketimbang periode sama tahun 2012 sebesar 10%. Artinya, Bank Danamon memiliki beban bunga lebih tinggi dibandingkan pendapatan bunga.

Vera Eve Lim, Direktur Keuangan Bank Danamon, mengatakan biaya dana akan naik lagi sebesar 20 basis poin pada akhir tahun 2013.  Sebab, Danamon menaikan suku bunga deposito seiring dengan kenaikan suku bunga acuan atau BI rate. “Saat suku bunga meningkat cepat biasanya ada pengalihan dana dari tabungan ke deposito,” katanya.

Vera mengaku, Danamon belum dapat mengimbangi kenaikan biaya dana dari pendapatan bunga kredit dengan mendongkrak pertumbuhan kredit. Maklum, saat suku bunga kredit naik, banyak nasabah yang memilih menggunakan dana sendiri untuk kebutuhan modal kerja. Untuk menjaga pendapatan laba, Danamon memilih fokus memperbesar pendapatan komisi dan meningkatkan  efisiensi perusahaan.

Direktur Keuangan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Achmad Baequni, mengatakan biaya dana BRI pada kuartal III 2013 meningkat menjadi 3,58% dibanding kuartal II 2013 sebesar 3,55%. Meski begitu, kenaikan biaya dana di BRI tidak menyebabkan penurunan pendapatan laba. Per September 2013, pendapatan bunga bersih BRI naik 16,8% menjadi Rp 31,19 triliun, lantaran kredit tumbuh 30% menjadi Rp 413,26 triliun.

Baequni menilai, biaya dana akan tetap meningkat hingga akhir tahun 2013.  Bank pelat merah ini memperkirakan biaya dana akan naik 10 basis poin – 15 basis poin.  Maklum, perebutan sumber dana mahal masih akan terjadi sampai akhir tahun.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP, mengatakan biaya dana OCBC NISP naik di bawah 1%. Ia berharap, tingkat suku bunga hingga akhir tahun stabil di level saat ini.

 

sumber : keuangan.kontan.co.id