Chatib Basri Sebut Ekonomi RI Stabil, Pemerintahan Berikutnya Bisa Happy

Chatib Basri Sebut Ekonomi RI Stabil, Pemerintahan Berikutnya Bisa Happy

chatib basriJakarta -Pemerintah ‘pede’ perekonomian Indonesia akan cukup stabil pada tahun depan meskipun ada ancaman penarikan stimulus oleh Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Fed. Pemerintahan selanjutnya bisa cukup santai menggerakan roda perekonomian.

“Happy-lah pemerintah berikut, karena kestabilan itu lebih terjaga,” ungkap Menteri Keuangan Chatib Basri kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Jumat (8/11/2013).

Kestabilan perekonomian, menurutnya terlihat dari bagaimana pemerintah memperbaiki defisit transaksi berjalan atau current account defisit (CAD). Dampak pertama adalah pertumbuhan ekonomi yang sengaja diperlambat.

“Pilihan kita untuk menurunkan defisit adalah menaikan tingkat bunga oleh BI untuk menurunkan impor. Itu juga terlihat Badan Pusat Statistik (BPS) umumkan pertumbuhan ekonomi 5,62%,” jelasnya.

Ia menuturkan, dengan demikian perekonomian domestik akan lebih siap jika stimulus akan ditarik. Beberapa persoalan seperti goncangan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan jatuhnya pasar saham akan dapat terhindarkan.

Seperti diketahui dalam empat tahun negara berkembang seperti Indonesia mendapat dana segar dari AS. Itu merupakan salah satu kebijakan moneter yang tidak konvensional dari negeri Paman Sam. Namun seiring dengan gejolak yang terjadi, stimulus tersebut terpaksa ditarik.

“Kita akan lebih siap jika dana itu kembali ditarik. Goncangan yang terjadi seperti itu diharapkan tidak terjadi lagi,” pungkasnya.

 

sumber : finance.detik.com