Berita & Artikel

OJK siapkan rancangan aturan rencana bisnis BPR

Gerai DPK Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Pameran IBEXJakarta. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menggodok undang-undang yang mengatur rencana bisnis bank perkreditan rakyat (BPR) dan BPR Syariah. OJK sudah merilis draf surat edaran tentang rencana bisnis BPR untuk menjaring tanggapan dan masukan dari pelaku bisnis ini.

Dalam rancangan surat edaran tersebut, OJK membagi BPR dalam dua kelompok berdasarkan perbedaan kapasitas permodalan. Pembagiannya adalah BPR bermodal inti kurang dari Rp 50 miliar dan BPR bermodal inti paling sedikit Rp 50 miliar.

Dari pembedaan berdasarkan modal inti tersebut, OJK berharap setiap BPR dapat berkembang dan berkontribusi optimal menurut kelompok permodalannya.

Selanjutnya, rencana bisnis BPR yang nanti harus dilaporkan kepada otoritas terbagi dalam tiga bagian. Bagian pertama, rencana bisnis jangka pendek, dengan periode satu tahun. Selanjutnya bagian kedua meliputi rencana bisnis BPR jangka menengah, dengan termin waktu selama tiga tahun. Dan yang ketiga, strategi pengembangan BPR dalam jangka panjang atau selama lima tahun ke depan.

Rencana bisnis ini sendiri merupakan dokumen tertulis yang menggambarkan rencana pengembangan dan kegiatan usaha BPR dalam jangka waktu tertentu. Selain itu, rencana bisnis juga memuat strategi untuk merealisasikan rencana tersebut sesuai target dan waktu yang telah ditetapkan.

Lebih rinci disebutkan, rencana bisnis BPR paling sedikit mencakup, diantaranya adalah ringkasan eksekutif , strategi bisnis dan kebijakan, proyeksi laporan keuangan, target rasio-rasio tertentu lainnya, rencana penghimpunan dan penyaluran dana.

 

sumber : keuangan.kontan.co.id

BI : proyeksi pertumbuhan 2016 jadi 5%-5,4%

uangbankJAKARTA. Menurunya realisasi Pertumbuhan Ekonomi kuartal pertama tahun ini sebesar 4,92% membuat Bank Indonesia merevisi proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia tahun ini. Otoritas moneter memproyeksi, Pertumbuhan Ekonomi 2016 sebesar 5%-5,4%, lebih rendah dari proyeksi sebelumnya yang sebesar 5,2%-5,6%.

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya melihat kondisi Pertumbuhan Ekonomi dunia tahun ini lebih lemah dibanding sebelumnya. Menurut Agus, pelemahan tersebut tak hanya bersumber dari negara maju, melainkan juga dari pertumbuhan negara berkembang yang terkoreksi tajam.

Tak hanya itu, BI juga melihat harga minyak masih akan rendah walaupun sudah ada sedikit perbaikan.

Namun demikian dari sisi domestik, pihaknya melihat bahwa pertumbuhan konsumsi dan investasi belum cukup kuat meski telah diberikan stimulus moneter dan fiskal.

“Kami tetapkan perlu dilakukan peneyesuaian karena ekonomi dunia melemah berdampak pada ekspor impor Indonesia dan kondisi domestik,” kata Agus dalam konferensi pers di kantornya, Kamis (19/5).

Saat ini, BI juga akan mengikuti rencana pembahasan mengenai Tax Amnesty antara pemerintah dan DPR. Tak hanya itu, BI juga masih mengikuti rencana pemeirntah terkait dengan revisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016.

Nantinya, BI akan mengikuti diskusi pembahasan kedua Undang-Undang tersebut sehingga memiliki gambaran yang lebih tajam mengenai Pertumbuhan Ekonomi Indonesai tahun ini hingga jangka menengah.

Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, stimulus fiskal melalui peningkatan investasi di sektor publik, yaitu pembangunan infrastruktur masih belum mampu mendorong investasi swasta. Sementara itu, dari sisi permintaan konsumsi belum naik karena permintaan global yang juga masih lemah.

Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung sebelumnya mengatakan, akselerasi pengeluaran pemerintah yang dimulai sejak kuartal ketiga tahun lalu belum menggairahkan investasi swasta. Menurutnya, butuh waktu transimisi dari stimulus tersebut sekitar lima kuartal.

“Jadi kira-kira triwulan ketiga swastanya sudah mulai,” katanya.

sumber : keuangan.kontan.co.id

Tips : 4 Cara Ampuh Agar Kondisi Keuangan Sehat di Masa Depan

keuanganJakarta -Menjadi sukses dan kaya raya, pada dasarnya bukan perkara turunan atau warisan saja. Sebab kalau mau berusaha kamu bisa menentukannya. Dalam beberapa kesempatan, mungkin kamu kerap iri melihat orang-orang kaya yang memiliki hidup serba glamor. Bagimu, mereka yang memilki banyak uang kerjanya hanya berfoya-foya saja, tapi entah kenapa kekayaan mereka terus bertambah.

Padahal, kehidupan mewah yang dimiliki para orang kaya sebenarnya memiliki banyak strategi, yang membuat mereka bisa terus menambah kekayaannya.

Orang awam cenderung fokus pada jumlah uang yang mereka miliki, setelah itu mencari-cari cara bagaimana mempertahankannya. Selain itu mereka sangat ingin mendapat penghasilan yang besar, tapi tidak tahu bagaimana cara untuk mendapatkannya. Ini tragis memang, di mana keinginan lebih besar dibanding usahanya.

Kunci utama agar kamu bisa menjadi kaya adalah dengan mengelola keuangan dengan baik. Ini sudah pasti ampuh, karena orang-orang kaya terbukti sangat piawai dalam melakukannya. Untuk itu, berikut beberapa strategi jitu agar kondisi keuangan kamu sehat di masa depan.

Investasi jangka panjang
Di awal investasi, seringkali orang-orang mengeluh kenapa uang yang sudah diinvestasikan tidak kunjung menjadi banyak. Oleh karenanya agar kondisi ini tidak semakin menjadi-jadi, sebelum itu kamu harus tahu dulu bahwa uang yang diinvestasikan bisa beranak-pinak kalau melakukannya dalam jangka waktu panjang atau lebih dari 10 tahun. Dengan jangka waktu yang lama, pergerakan dan pertumbuhan uang yang kamu investasikan akan terlihat.

Gunakan Uang Tunai
Meskipun kamu memiliki kartu kredit atau debit di dompet. Tapi ketika berbelanja di mal atau hypermarket, upayakan menggunakan uang tunai dalam setiap transaksi. Kalau kamu tidak rajin memeriksa uang tabungan atau mencatat pengeluaran, menggunakan kartu debit hanya akan membuat kamu kebablasan menggunakan uang. Terlebih lagi jika kamu menggunakan kartu kredit, kalau sudah terlalu konsumtif. Ke depannya akan ada utang menumpuk yang menuntut kamu untuk segera melunasinya.

Memiliki Gaji Besar Baru Menabung?
Pemikiran ini salah besar apalagi jika kamu terapkan. Karena bila kamu memiliki kemauan yang kuat untuk menabung, seberapa kecil pun jumlah uang kamu miliki, kamu masih bisa menabung. Menabung bukan berdasarkan jumlah uang yang kamu miliki, melainkan jangka waktu dan kedisiplinan yang paling penting. Oleh sebab itu, jangan jadikan penghasilan yang sedikit sebagai alasan kenapa kamu tidak kunjung menabung untuk masa depan.

Sempatkan Waktu Bersenang-senang
Berhemat memang bisa membuat keuanganmu sehat di masa depan. Namun, jangan terlalu berlebihan juga. Karena apa pun yang berlebihan pasti hasilnya tidak baik. Coba tanyakan pada dirimu sendiri, apakah gaya hidup seperti ini membuatmu bahagia? Atau malah membuatmu stress? Oleh karenanya, agar tidak tertekan, pilih satu atau dua hari dalam seminggu untuk menyempatkan waktu bersenang-senang bersama keluarga, teman, sahabat atau pasangan. Tetapi ingat, batasi pengeluaran sedikit mungkin.

sumber : finance.detik.com

BI: Penerapan tax amnesty tambah likuiditas bank, Potensi Mencapai 560 triliun

Petugas mengitung manual uang dolar AS baru pecahan 100 di Bank BNI, Jakarta, Senin (28/4).JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memandang pemberlakuan pengampunan pajak alias tax amnesty dapat memberikan serangkaian dampak bagi perekonomian.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo menjelaskan, dari sisi perekonomian, penerapan tax amnesty akan memberi dampak pada penerimaan pajak dan arus modal masuk atau capital inflows.

“Potensi total penerimaan pajak dari tax amnesty sebesar Rp 45,7 triliun. Adapun potensi dana hasil repatriasi sebesar Rp 560 triliun,” kata Agus dalam rapat bersama Komisi XI DPR, Senin (25/4/2016).

Sementara itu, di sisi arus modal masuk, Agus memandang adanya potensi dana hasil repatriasi akan menambah arus modal masuk ke Indonesia.

Di samping itu, arus modal masuk yang ditempatkan dalam bentuk investasi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Lebih lanjut, Agus berpandangan pula bahwa penerapan tax amnesty akan memberi potensi dampak bagi stabilitas sistem keuangan.

Di sisi dana pihak ketiga (DPK), adanya dana hasil repatriasi akan menambah likuiditas perbankan.

“Terutama bank persepsi, yakni bank umum yang telah ditunjuk untuk menerima setoran penerimaan uang tebusan dan dana yang dialihkan dari luar negeri ke dalam negeri dalam rangka pelaksanaan pengampunan pajak, berupa DPK seperti deposito dan tabungan,” jelas Agus.

Di sisi kredit, penerapan tax amnesty akan meningkatkan kredit.

Akan tetapi, menurut Agus, hal ini tergantung dari kondisi ekonomi dan risk tolerance masing-masing bank.

Di sektor surat berharga negara (SBN), penerapan tax amnesty diyakini mendorong permintaan akan SBN.

Adapun ketersediaan SBN di pasar saat ini sekitar Rp 288 triliun.

“Hal ini dikhawatirkan mendorong harga SBN, karena demand lebih besar dari supply,” imbuh Agus.

Tax amnesty pun diyakini Agus bakal berdampak pada suku bunga pasar uang antar bank (PUAB).

Pasalnya, berlimpahnya likuiditas perbankan bakal menurunkan suku bunga PUAB. (Penulis: Sakina Rakhma Diah Setiawan).

Sumber : keuangan.kontan.co.id

Tips : 8 Jurus Jitu Menjadi Seorang Wirausaha Sukses

cermatJakarta -Bagaimana pandangan orang-orang sukses mengenai ‘apa itu uang?’

Menjadi seorang wirausahawan bukanlah hal yang mudah, ketika memutuskan menjadi seorang pengusaha, maka secara tidak langsung kamu harus siap menghadapi segala rintangan yang akan muncul, ketika kamu mulai menjalani bisnismu kelak. Miskinnya ilmu berbisnis serta kurangnya arahan dan nasihat dalam menjalankan bisnis, seringkali menimbulkan efek depresi.

Namun hal tersebut bukanlah suatu hambatan dan justru merupakan suatu proses pendewasaan diri dalam mengembangkan bisnis yang kamu tekuni.

1. Visimu adalah Tolak Ukur Ketekunanmu

Mimpi besarmu tidak akan terwujud dengan baik tanpa kamu mengusahakan untuk meraihnya dengan ketekunan dan keinginan agar terus maju ke depan. Karena betapa besar pun hambatan yang akan kamu hadapi kelak sesungguhnya semua akan kembali kepada pilihanmu, apakah kamu ingin tetap menjalaninya atau justru memutuskan untuk berhenti menghadapinya.

Maka oleh karena itu ketekunan amatlah dibutuhkan agar dirimu selalu menjadi pribadi yang lebih kuat dan selalu ingin terus berusaha meraih kesuksesan yang telah kamu impi-impikan.

2. Rencanakanlah dan Aturlah Dengan Baik

Dalam memulai bisnis maka tak dapat kita pungkiri, sesungguhnya suatu perencanaan yang matang amatlah dibutuhkan agar dapat membantu kamu dalam memetakan permasalahan yang akan timbul dan langkah jitu apakah yang harus diambil guna menanganinya.

Dalam penyusunan suatu rencana bisnis, tingkat kedetilan dan kerapihan strukturalnya memang merupakan suatu poin penting dalam mengatur bisnis yang akan kamu jalani kelak. Namun pada proses penerapannya nanti seringkali pula kita temui situasi-situasi yang tak terduga. Oleh karenanya susunanlah perencanaan bisnis yang bersifat fleksibel agar dapat kamu gunakan dalam menanggulangi permasalahan-permasalahan bisnis seperti ini.

3. Pintar-pintarlah Memanfaatkan Sumber Daya yang Ada

Mencari model bisnis yang cocok untuk diterapkan dalam usahamu memanglah suatu hal yang amat sulit untuk dipikirkan. Dan oleh karenanya janganlah sungkan untuk mengadaptasi model bisnis yang telah ada. Karena sesungguhnya menggunakan aplikasi usaha yang sesuai dengan gaya berbisnis kita jauh lebih mudah dibandingkan dengan menginstal semuanya dari awal.

Karena metode seperti ini selain dapat menghemat waktu dan kamupun tidak perlu pusing-pusing memikirkan dan mengkonsepkan bisnismu dari awal.

4. Fokuslah Pada Keahlianmu

Jika kamu telah memiliki keahlian padang bidang usaha tertentu, maka pastikan untuk menjadikan keahlianmu itu fokus utamamu. Menjadi ahli dalam bidang usaha yang kamu sukai menjadikan suatu nilai lebih yang tak ternilai dibandingkan dengan kamu berusaha pada bidang lain yang kurang kamu mengerti.

Ingatlah berusaha untuk menjadi ahli dalam semua bidang usaha justru dapat merusak fokus utamamu. Apabila memerlukan, maka rekrutlah orang-orang terbaik pada bisnismu untuk membantumu menjalani bidang lainnya.

5. Tingkatkan Terus Efektivitas dan Efesiensi

Efektivitas dan efesiensi merupakan hal yang amat baik untuk selalu ditingkatkan dalam berbagai hal. Dan kamu dapat memulainya dengan mencoba menentukan serta mengatur skala prioritas dalam proses bekerja hal ini tentunya dapat membantumu untuk menyelesaikan pekerjaanmu dengan lebih cepat.

6. Kesehatanmu Prioritas Utamamu

Selain menjaga agar proses berjalannya usahamu aman dari segala rintangan yang menghadang. Kamu juga berkewajiban untuk menjaga kesehatan fisik dan psikismu agar tetap fit dan sehat. Serta ingatlah kondisi tubuh dan jiwa yang kian memburuk akibat terlalu sibuk bekerja, juga dapat dikategorikan sebagai hambatan berwirausaha lho… karena apabila kamu sakit maka bukan hal yang tidak mungkin kamu akan mengalami kegagalan dalam menggapai cita-cita besarmu.

7. Jangan Takut Menjadi Seorang Pemimpi Besar

Mimpi besar untuk menjadi orang yang sukses sesungguhnya merupakan suplemen khusus yang mampu membantu mental kamu, agar menjadi lebih kuat dalam menghadapi terjalnya perjalanan berbisnis. Seiring berjalannya waktu, maka kelak kamu pasti kamu akan menemui hambatan-hambatan besar dalam berbisnis. Nah untuk itu mimpi besar diperlukan untuk membantu kamu agar tetap fokus pada tujuan besar yang ingin kamu raih dalam dunia usaha.

8. Jadikan Humor Sebagai Pemanis Kehidupan Berbisnis

Ketika kamu tengah dilanda stres yang di akibatkan oleh semua beban pikiran yang ada. Maka tertawa adalah obat yang mujarab untuk menghilangkan beban pikiran tersebut. Jadi tertawalah untuk mengurangi beban pikiran yang melandamu selama kamu menjalani proses berbisnis. Karena hal tersebut juga mampu meningkatkan aura positif dari dalam diri kamu.

 

sumber : Tung Desem Waringin – detikfinance