BI: Rasio kredit bermasalah bank bakal menyusut

BI: Rasio kredit bermasalah bank bakal menyusut

biJAKARTA. Kabar baik menghampiri industri perbankan di awal tahun ini. Sebab, Bank Indonesia (BI) meniupkan ramalan baik tentang perbaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perbankan.

Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI mengatakan, perbankan akan mencatatkan penurunan rasio NPL pada akhir tahun 2015 ini. Pemicunya, perekonomian nasional yang membaik turut berimbas terhadap perbaikan kualitas kredit “NPL bank akan di bawah 2% pada akhir tahun ini,” tandas Halim, akhir pekan lalu.

Ekonomi Indonesia yang melesu pada tahun 2014, turut memberatkan kemampuan debitur bank membayar cicilan. Sebagai gambaran, NPL meningkat ke level 2,36% per November 2014 dari posisi 1,93% per Desember 2013. Di akhir tahun 2014, proyeksi BI, NPL bergerak di kisaran 2,43%.

Tahun lalu, penyumbang kredit bermasalah terbanyak datang dari segmen kredit modal kerja. Para pengusaha yang menjadi debitur segmen kredit modal kerja memiliki NPL 2,68%. Disusul NPL kredit investasi sebesar 2,65% dan NPL kredit konsumsi 1,53%. Tahun lalu, pemicu kenaikan kredit bermasalah dari sektor komoditas, konstruksi, pengangkutan dan perdagangan.

Kredit bermasalah sektor ini disebabkan anjloknya harga komoditas, khususnya harga minyak mentah dunia.

Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP, mengakui, ada kenaikan NPL yang berasal dari kredit sektor transportasi pertambangan pada akhir tahun lalu. “Tapi kenaikan risiko kredit bermasalah ini tidak memengaruhi laba perusahaan,” ucap Parwati.

Glen Glenardi, Direktur Utama Bank Bukopin menargetkan, rasio kredit bermasalah Bukopin di bawah 3% pada tahun 2015, dari posisi NPL gross 3% dan NPL net 2% pada tahun 2014. Salah satu strateginya, Bukopin akan mengurangi kredit ke sektor tambang.

Taswin Zakaria, Presiden Direktur Bank Internasional Indonesia (BII) menyatakan, pihaknya fokus bersih-bersih NPL pada tahun ini. Caranya, memperbaiki penagihan dan restrukturisasi kredit.

 

sumber : keuangan.kontan.co.id