BI: Perlu auditor lingkungan hidup di perbankan

BI: Perlu auditor lingkungan hidup di perbankan

JAKARTA. Hingga saat ini, Bank Indonesia (BI) masih mengkaji Peraturan Bank Indonesia (PBI) mengenai green banking. Direktur Eksekutif Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Irwan Lubis mengatakan, bank sentral masih memerlukan waktu menyempurnakan kajian tersebut.

Di sini, BI masih memerlukan waktu untuk riset, praktik dasar dan juga analisa dampak atas penetapan dan pelaksanaan aturan ini. Hal ini diperlukan untuk menentukan proper atau tidak sebelum kredit dikucurkan.

“Dalam proses keluarnya peraturan BI, selalu didahului dengan riset. Kami mencari referensi dan analisis yang cukup. Dalam mengeluarkan aturan, harus sesuai keseimbangan,” kata Irwan di Gedung BI, Jakarta, Rabu (21/8).

Inti dari aturan ini, adalah agar terdapat penerapan dalam bisnis perbankan yang peduli terhadap lingkungan hidup. Bila perlu, terdapat auditor khusus lingkungan hidup di dalam perbankan yang bertugas menentukan layak atau tidaknya debitur yang mengajukan kredit.

“Kami tidak mungkin hanya menerapkan, tapi tidak disupervisi,” ujar Irwan.

Nantinya, akan ada data debitur mana saja yang telah menerapkan bisnis baik di lingkungan hidup.

 

sumber : keuangan.kontan.co.id