Akhir Maret 2014, Simak Ulasan Data Ekonomi Dunia (1)

Akhir Maret 2014, Simak Ulasan Data Ekonomi Dunia (1)

bursa_ekonomiJAKARTA – Henan Putihrai Analytics melaporkan dalam risetnya, di Bursa Efek Indonesia sepanjang pekan ini (24—27 Maret), asing mencatat posisi net buy sebesar Rp713,60 miliar.

Kepemilikan asing di SUN hingga 25 Maret 2014 tercatat sebesar Rp359,59 triliun, meningkat dibandingkan dengan posisi kepemilikan pada awal Maret sebesar  Rp345,51 triliun.

Sektor properti, industri dasar, dan keuangan berada di leading quadrant. Di sisi lain, sektor aneka industri dan perdagangan telah memasuki weakening quadrant, sama seperti sektor pertanian.

Sementara itu, sektor konsumsi masih berada di lagging quadrant pada saat sektor pertambangan dan infrastruktur berada dalam improving quadrant.

Saham-saham yang bertindak sebagai leading movers dalam pergerakan IHSG pekan ini antara lain adalah GGRM, UNVR, BBRI, KLBF, LPPF dan BBNI, sedangkan lagging movers diantaranya ICBP, ASII, LPKR, CPIN, PGAS dan AALI.

Inflow Dana Jangka Panjang Reksa Dana AS Menurun

Inflow dana jangka panjang reksa dana di AS diestimasi mencapai US$9,84 miliar per 12 Maret, sedikit turun dibandingkan dengan pekan sebelumnya sebesar US$10,28 miliar. Inflow di pasar ekuitas dalam periode yang sama diestimasi turun menjadi US$3,13 miliar dari sebelumnya US$5,38 miliar, sedangkan di pasar obligasi terjadi peningkatan inflow dari US$3,70 miliar menjadi US$5,27 miliar.

Consumer Confidence Meningkat

Consumer confidence AS periode Maret melebihi ekspektasi analis dan meningkat ke level tertinggi sejak Januari 2008, yaitu mencapai 82,3 dari level 78,3 pada bulan sebelumnya. Secara umum, konsumen berharap ekonomi akan melanjutkan pemulihannya dan yakin akan meningkat dalam beberapa bulan mendatang.

New Home Sales Turun 3,3%

New home sales AS dilaporkan pada Februari turun 3,3% dari 455K menjadi 440K yang merupakan level terendah dalam lima bulan terakhir, seiring dengan kenaikan harga suku bunga KPR dan harga rumah yang menekan permintaan. Lonjakan penjualan rumah yang terjadi pada 2012 dan 2013 membantu meningkatkan perekonomian, tetapi jika penjualan pada 2014 terganggu maka akan sulit bagi AS untuk mencapai pertumbuhan 3% tahun ini.

Jobless Claims Turun 10K

Jumlah penduduk AS yang mengajukan tunjangan pengangguran turun sebanyak 10K menjadi 311K per 22 Maret lalu, level terendah dalam empat bulan terakhir. Penurunan tersebut membuktikan bahwa PHK di AS telah mengalami penurunan tajam dan mungkin menandakan bahwa perekrutan tenaga kerja akan meningkat.

GDP AS 2,6%

Pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal terakhir 2013 mencapai 2,6% YoY dari estimasi sebelumnya 2,4% namun kenaikan tersebut terutama berasal dari meningkatnya pengeluaran pada perawatan kesehatan. Pada kuartal ketiga 2013 ekonomi AS tumbuh sebesar 4,1%. Ekonomi AS tampaknya kehilangan beberapa momentum pada kuartal pertama tahun ini karena musim dingin yang ekstrim yang mengganggu aktivitas bisnis di sebagian besar wilayah AS.

Fitch Afirmasi Peringkat AAA AS

Fitch Ratings mengafirmasi peringkat kredit AAA AS dengan outlook stabil, menggantikan posisi negative outlook yang diperoleh sejak 15 Oktober 2013. Fitch menaikkan outlook menjadi stabil karena menilai batas utang federal ditangguhkan pada waktu yang tepat di pertengahan Februari dan dengan cara yang dapat menghindari ketidakpastian terhadap keyakinan dan kepercayaan penuh terhadap AS.

Markit Manufacturing PMI AS Melemah

Markit merilis data awal Manufacturing PMI AS untuk periode Maret yang turun menjadi 55,5 dari level 57,1 pada Februari. Penurunan indeks manufaktur periode Maret tersebut terjadi setelah bulan sebelumnya indeks menguat ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir, didorong oleh membaiknya sektor manufaktur setelah melambat akibat musim dingin pada Januari.

National Activity Index Menguat

Menurut Chicago Fed, aktivitas ekonomi AS kembali ke teritori positif pada Februari dengan penguatan national activity index ke level 0,14 dari negatif 0,45 pada Januari. Sementara rata-rata tiga bulan indeks turun menjadi negatif 0,18 dari positif 0,02.

Durable Goods Orders Naik 2,2%

Departemen Perdagangan AS melaporkan kenaikan durable goods oders sebesar 2,2% pada Februari setelah bulan sebelumnya turun sebesar 1,3%. Namun, kenaikan pada bulan Februari tersebut lebih didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap mobil dan pesawat terbang komersial. Tanpa sektor transportasi, durable goods orders hanya tumbuh sebesar 0,2%.

Ekonomi Eurozone Masih Lanjutkan Ekspansi

Ekonomi Eurozone masih melanjutkan ekspansinya untuk sembilan bulan berturut-turut pada Maret. Menurut Markit, composite PMI Eurozone untuk Maret turun tipis menjadi 53,2 dari level Februari 53,3 tetapi masih dalam teritori ekspansi, sementara ekonom mengestimasi terjadi kenaikan ke level 53,4.

 

Sumber : www.bisnis.com