BERITA & ARTIKEL

Jurus BI : Stimulus BI bagi otomotif & properti

Jurus BI : Stimulus BI bagi otomotif & propertiJAKARTA. Tidak menurunkan bunga acuan, Bank Indonesia (BI) memilih alternatif jurus lain untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi RI yang masih melambat. BI akan mengungkit konsumsi masyarakat dengan melonggarkan rasio kredit atas nilai agunan alias loan to value (LTV) atas kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Sudah menjadi lumrah,
[Baca Selengkapnya]

Akhirnya, BI turunkan uang muka (DP) pinjaman untuk KPR dan KKB

Akhirnya, BI turunkan uang muka (DP) pinjaman untuk KPR dan KKBJAKARTA. Untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi khususnya dibidang properti dan perbankan, Bank Indonesia (BI) akhirnya merevisi aturan rasio kredit terhadap nilai agunan atau loan to value (LTV) untuk kredit pemilikan rumah (KPR) dan kredit kendaraan bermotor (KKB). Ini menjadi kesempatan baik bagi debitur, sehingga mereka dapat menyetor uang muka atau down
[Baca Selengkapnya]

Akhirnya Apindo dan BPJS Kesehatan Mencapai Kesepakatan

Akhirnya Apindo dan BPJS Kesehatan Mencapai KesepakatanJAKARTA. Setelah melalui perdebatan yang panjang dan alot, kesepakatan program jaminan kesehatan nasional (JKN) antara Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah mencapai titik temu. Para pelaku usaha telah siap mendaftarkan para pekerja sebagai peserta program jaminan kesehatan nasional sebelum Juni 2015. Ketua Apindo Bidang Jaminan
[Baca Selengkapnya]

OJK kembali luncurkan 21 mobil edukasi keuangan

OJK kembali luncurkan 21 mobil edukasi keuanganJAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali meluncurkan mobil edukasi keuangan bernama SiMOLEK. Muliaman D. Hadad, Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan, pihaknya meluncurkan 21 mobil edukasi keuangan bersama dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani. "Penambahan mobil edukasi ini untuk meningkatkan literasi keuangan kepada masyarakat di berbagai daerah," kata
[Baca Selengkapnya]

Perbarindo gagas adanya mesin ATM bersama bagi BPR

Perbarindo gagas adanya mesin ATM bersama bagi BPR JAKARTA. Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) bank perkreditan rakyat (BPR) di akhir kuartal I 2015 masih didominasi deposito. Oleh karena itu, Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Seluruh Indonesia (Perbarindo) sedang menggagas adanya kartu anjungan tunai mandiri (ATM) bersama. Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto, porsi dana murah tabungan memang masih belum sesuai harapan untuk
[Baca Selengkapnya]

OJK susun tanggapan revisi UU Perbankan

OJK susun tanggapan revisi UU PerbankanJAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyusun tanggapan atas revisi Undang-Undang Perbankan yang saat ini tengah dibahas ulang oleh Komisi XI DPR. Deputi Direktur Departemen Riset dan Regulasi Perbankan OJK, Edy Setijawan menuturkan, dalam tanggapan tersebut, poin penting yang dikedepankan oleh wasit lembaga keuangan ini adalah revisi UU Perbankan fokus mengatur
[Baca Selengkapnya]

Tips : Ingin Kaya? Terapkan 5 Keyakinan Ini Dalam Diri Anda

Tips : Ingin Kaya? Terapkan 5 Keyakinan Ini Dalam Diri AndaJakarta -Rata-rata orang miskin sering berkata 'Cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan'. Sangat berbeda dengan apa yang dikatakan orang kaya, bahwa 'Kekurangan uang adalah akar dari segala kejahatan'. Otak manusia secara mendasar hanya mencari kenikmatan dan menghindari hisup sengsara. Apabila sesuatu hal yang kamu miliki dikaitkan dengan kesengsaraan, maka
[Baca Selengkapnya]

Soal 'Utang' IMF US$ 2,79 Miliar: Jokowi, SBY, Menkeu, dan Seskab Benar

Soal 'Utang' IMF US$ 2,79 Miliar: Jokowi, SBY, Menkeu, dan Seskab BenarJakarta -Dalam laporan statistik utang luar negeri oleh Bank Indonesia (BI), ada pencatatan utang US$ 2,79 miliar ke International Monetary Fund (IMF). Pencatatan 'utang' ini menimbulkan polemik. Namun, Staf Khusus Menteri Keuangan, Arif Budimanta mengatakan, komentar yang muncul soal 'utang' ini, mulai dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), mantan Presiden Susilo Bambang
[Baca Selengkapnya]

OJK akan satukan 7 lembaga penyelesaian sengketa

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penyatuan tujuh lembaga alternatif penyelesaian sengketa (LAPS) industri jasa keuangan. Anggota Dewan Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Kusumaningtuti S. Soetiono menuturkan, setidaknya dalam lima tahun ke depan pasca efektifnya tujuh LAPS pada 2016, otoritas lembaga jasa keuangan mendorong penyatuan tujuh LAPS industri jasa
[Baca Selengkapnya]

Tips : Mau Urus Sertifikat Tanah, Begini Caranya

Tips : Mau Urus Sertifikat Tanah, Begini CaranyaJakarta -Sertifikat Tanah adalah syarat mutlak yang harus dimiliki seorang pemilik lahan sebagai bukti hukum atas kepemilikan properti. Namun masih banyak masyarakat yang tak mengerti bagaimana mengurus sertifikat terhadap unit tanah yang dimilikinya.‎ Secara ketentuan, batas maksimal mengurus sertifikat tanah hanya 98 hari atau kurang lebih 3 bulan. Kepala Bidang Hubungan
[Baca Selengkapnya]

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp 3 Triliun di Akhir Maret

Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tembus Rp 3 Triliun di Akhir MaretSemarang -Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sudah mencairkan klaim sebanyak Rp 3 triliun di dalam tiga bulan pertama 2015. Menteri Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir klaim pada BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa cair dengan melihat fakta tersebut. "Periode Januari-Maret 2015 itu Rp 3 triliun. Angka manfaat yang diberikan
[Baca Selengkapnya]

Kemenkeu sarankan iuran JP mulai dari 3%

Kemenkeu sarankan iuran JP mulai dari 3%JAKARTA. Per tanggal 1 Juli 2015 nanti, seluruh pekerja formal wajib mengikuti program jaminan pensiun (JP) dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Pihak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebagai salah satu tim perumus Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) JP berpendapat, sebaiknya iuran program ini dinaikkan secara berkala. Untuk tahap awal, mereka memandang
[Baca Selengkapnya]

Mau Kaya dari Properti? Ini 3 Jenis Investasinya

Mau Kaya dari Properti? Ini 3 Jenis InvestasinyaJakarta -Di 2015, tren properti akan naik. Namun kenaikan ini bukan dari sisi investor, melainkan dari sisi buyer dan lebih menariknya adalah buyer-nya dari Indonesia. Sebagian investor tersebut tertarik dengan properti, karena adanya pertumbuhan modal serta mampu menghasilkan return yang menarik, hingga mendatangkan keuntungan dari waktu ke waktu berikutnya. Tren keuntungan
[Baca Selengkapnya]

Belasungkawa Longsor Sukabumi, Karyawan BPR Nusamba Sukaraja Menjadi Korban

Belasungkawa Longsor Sukabumi, Karyawan BPR Nusamba Sukaraja Menjadi KorbanSukabumi - Enung (34), warga Kampung Pasekon, Kecamatan Sukaraja, Sukabumi, tak kuasa menahan haru saat personel kepolisian menunjukkan cincin di jari manis korban longsor. Ia yakin betul itu cincin suaminya, Ahmad Deni Purwana (39) alias Deni. Menurut Enung, suaminya pada Sabtu (28/3) sore berpamitan untuk pergi mengikuti acara pengajian yang diadakan
[Baca Selengkapnya]

OJK imbau kantor cabang bank asing jadi nasional

OJK imbau kantor cabang bank asing jadi nasionalJAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau agar kantor-kantor cabang bank asing (KCBA) untuk mengubah status badan hukum menjadi perusahaan atau bank nasional. Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Darmansyah Hadad menjelaskan, saat ini OJK tengah melakukan negosiasi dengan KCBA untuk mengubah status badan hukumnya tersebut. Saat ini, terdapat 10 KCBA yang beroperasi
[Baca Selengkapnya]

Produk Unggulan Anak Perusahaan

Nasabah Binaan Anak Perusahaan