BERITA & ARTIKEL

Muliaman: Pasar Keuangan Indonesia Rentan Gejolak Ekonomi Global

Muliaman: Pasar Keuangan Indonesia Rentan Gejolak Ekonomi GlobalJakarta -Tantangan perekonomian Indonesia masih akan berlanjut di tahun ini. Salah satunya soal rencana kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve, yang rencananya akan dilakukan pada September 2015. Hal ini bisa membuat tekanan di dalam negeri. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menilai,
[Baca Selengkapnya]

Inilah Daftar Peraih SMH Award, Selamat Kepada BPR Terpilih

Inilah Daftar Peraih SMH Award, Selamat Kepada BPR TerpilihPada perhelatan Rakernas XXV - Solo, 19 Januari 2015 lalu, PT. Sentra Modal Harmoni (SMH) sebagai induk perusahaan, memberikan penilaian berupa SMH Award guna memotivasi BPR Nusamba & Mitra Harmoni Group sebagai anak Perusahaanya untuk lebih meningkatkan kualitas dan kinerjanya agar meraih hasil yang lebih baik dari tahun ke tahunnya,
[Baca Selengkapnya]

Rakernas XXV telah terselenggara dengan sukses

Rakernas XXV telah terselenggara dengan sukses   Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XXV BPR Nusamba Group , BPR Mitra Harmoni Group dan BPRS Mitra Harmoni Group dengan Tema “Peningkatan Produktivitas dan Tata Kelola Perusahaan Untuk Meraih Kinerja Terbaik”  telah berhasil sukses diselenggarakan. Adapun acara tersebut digelar pada : Hari/Tanggal Senin – Jum’at/ 19 – 23 Januari 2015 Pukul 08.00 Wib – Sampai dengan
[Baca Selengkapnya]

OJK: 32 bank masuk dalam konglomerasi keuangan

OJK: 32 bank masuk dalam konglomerasi keuanganJAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan terdapat 32 bank yang masuk dalam kategori konglomerasi keuangan di Indonesia. Dewan Komisioner OJK Bidang Perbankan sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Nelson Tampubolon bilang, hasil assessment atau taksiran pengawas perbankan OJK pada akhir tahun lalu menyebutkan, entitas induk konglomerasi yang merupakan industri perbankan, berada
[Baca Selengkapnya]

OJK evaluasi kebijakan pungutan industri keuangan

OJK evaluasi kebijakan pungutan industri keuanganJAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah melakukan proses diskusi dengan Kementerian Keuangan atas usulan industri keuangan mengenai evaluasi pungutan yang diberlakukan. Jika tak ada aral melintang, OJK dan Kemenkeu bakal merampungkan hasil evaluasi pungutan tersebut paling lambat di kuartal I tahun ini. Pemberlakukan pungutan OJK yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 11/2014
[Baca Selengkapnya]

BI: Rasio kredit bermasalah bank bakal menyusut

BI: Rasio kredit bermasalah bank bakal menyusutJAKARTA. Kabar baik menghampiri industri perbankan di awal tahun ini. Sebab, Bank Indonesia (BI) meniupkan ramalan baik tentang perbaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) perbankan. Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI mengatakan, perbankan akan mencatatkan penurunan rasio NPL pada akhir tahun 2015 ini. Pemicunya, perekonomian nasional yang membaik turut
[Baca Selengkapnya]

Lembaga Kredit Mikro wajib mengantongi izin OJK

Lembaga Kredit Mikro wajib mengantongi izin OJKJAKARTA. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro (LKM) resmi berlaku pada 8 Januari 2015 lalu. Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta, seluruh LKM mengantongi izin sesuai peraturan tersebut. “LKM yang sudah beroperasi diwajibkan untuk mendapatkan izin dari OJK, maksimal satu tahun setelah UU berlaku, tanggal 8 Januari 2016,”
[Baca Selengkapnya]

BI dorong bank tingkatkan transaksi repo atau pasar uang antar bank (PUAB)

BI dorong bank tingkatkan transaksi repo atau pasar uang antar bank (PUAB)JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengharapkan perbankan melakukan pendalaman pasar uang melalui transaksi repo atau pasar uang antar bank (PUAB). Filianingsih Hendarta, Direktur Eksekutif Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) memperkirakan transaksi repo tahun ini akan lebih tinggi dibandingkan PUAB. Itu dikarenakan “Tingkat bunga di repo lebih rendah dibandingkan di PUAB,” kata Filianingsih,
[Baca Selengkapnya]

OJK sedang evaluasi bunga dana, Upayakan Bunga Kredit turun

OJK sedang evaluasi bunga dana, Upayakan Bunga Kredit turunJAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya memegang teguh janjinya menurunkan bunga kredit. Saat ini, wasit perbankan tengah mengevaluasi efek kebijakan tentang batas atas (capping) bunga deposito terhadap penurunan bunga kredit. Sebab hingga saat ini, capping bunga deposito belum terbukti mempan menurunkan bunga kredit. "Untuk capping suku bunga deposito, OJK terus melakukan
[Baca Selengkapnya]

Siap-siap, bunga kredit bakal naik!

Siap-siap, bunga kredit bakal naik!JAKARTA. Para debitur bank, bersiaplah menghadapi himpitan beban bunga kredit lebih tinggi. Mengutip survei terbaru Bank Indonesia (BI) yang terbit Senin (12/1), para bankir bakal mengerek bunga kredit baik untuk debitur korporasi maupun ritel di kuartal pertama tahun ini. Ambil contoh, rata-rata bunga kredit modal kerja diramal bakal naik 11 basis
[Baca Selengkapnya]

Bank menggenjot bisnis remitansi

Bank menggenjot bisnis remitansiJAKARTA. Hasrat perbankan lokal ekspansi ke luar negeri masih terus membara. Salah satu potensi bisnis yang diincar adalah segmen perbankan ritel. Di segmen ini, bank berhasrat memacu pendapatan dari bisnis remitansi. Sebagai gambaran, berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), jumlah nilai remitansi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) naik menjadi US$ 4,09 miliar
[Baca Selengkapnya]

OJK: Asuransi bayar klaim korban Air Asia Rp 205 M

OJK: Asuransi bayar klaim korban Air Asia Rp 205 MJAKARTA. Klaim asuransi penumpang untuk korban Air Asia QZ8501 yang ditemukan di Selat Karimata beberapa waktu lalu, diperkirakan senilai Rp 205,975 miliar untuk seluruh penumpang. Jumlah itu terdiri dari asuransi penumpang (tanggungjawab pihak ketiga) dan asuransi perjalanan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan perusahaan asuransi menyelesaikan pembayaran klaim tersebut. “OJK memastikan, seluruh
[Baca Selengkapnya]

Ini strategi bank menggenjot kredit hunian

Ini strategi bank menggenjot kredit hunianJAKARTA. Bankir menaruh harapan besar terhadap bisnis kredit pemilikan rumah (KPR) pada tahun 2015. Sejumlah bank menyiapkan strategi agar bisnis KPR bisa laju. Henry Koenaifi, Direktur Konsumer Bank Central Asia (BCA) mengatakan, pihaknya optimistis kredit KPR mampu tumbuh sebesar 10%-15%. "Setelah penurunan bunga KPR pada akhir tahun 2014, ada pertumbuhan di
[Baca Selengkapnya]

Berikut Ini alasan orang mau buka tabungan di bank

Berikut Ini alasan orang mau buka tabungan di bankJAKARTA. Pada 2014, penetrasi masyarakat Indonesia yang menggunakan jasa perbankan ada sebanyak 21% dari total populasi penduduk. Jumlah itu naik dibandingkan tahun 2013 yang sebesar 20,7%. Kenaikan ini utamanya didorong oleh semakin bertambah banyaknya jumlah mesin penarik uang cash alias Anjungan Tunai Mandiri(ATM). Hasil survei Nielsen menunjukkan alasan orang mau membuka
[Baca Selengkapnya]

Selamat Tahun Baru 2015, Semoga Lebih Baik dan Lebih Sukses

Selamat Tahun Baru 2015, Semoga Lebih Baik dan Lebih Sukses Segenap Direksi & Karyawan PT. SENTRA MODAL HARMONI mengucapkan Selamat Tahun Baru 2015, Semoga menjadi lebih baik dan lebih sukses. Amin. SMH SMS
[Baca Selengkapnya]

Produk Unggulan Anak Perusahaan

Nasabah Binaan Anak Perusahaan