BERITA & ARTIKEL

Kenaikan Tarif Transaksi ATM Ditunda

Kenaikan Tarif Transaksi ATM DitundaJAKARTA, Untuk sementara waktu, nasabah perbankan bisa sedikit bernafas lega. Sebab, provider jaringan ATM Prima, ATM Bersama, ALTO, dan bank anggota sepakat menunda kenaikan tarif transaksi antarbank di mesin teller otomatis (ATM). Namun, penundaan ini hanya berlangsung sebulan. Hermawan Tjandra, SVP Marketing Rintis Sejahtera (ATM Prima), menuturkan, realisasi kenaikan tarif transaksi
[Baca Selengkapnya]

Aturan konglomerasi keuangan dimulai Juni 2015

Aturan konglomerasi keuangan dimulai Juni 2015jkJAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) semakin serius mengawasi gerak-gerik konglomerasi keuangan. Terbaru, OJK merilis draf Peraturan OJK (POJK) tentang Penerapan Tata Kelola Terintegritas Bagi Konglomerasi Keuangan. Ini adalah draf kedua dari total tiga beleid yang mengatur bisnis konglomerasi keuangan. Salah satu poin penting draf POJK teranyar adalah adalah penentuan entitas induk
[Baca Selengkapnya]

OJK kaji pembatasan bunga kredit UMKM

OJK kaji pembatasan bunga kredit UMKMJAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji tingginya suku bunga kredit untuk segmen Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada industri perbankan. Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad mengungkapkan, pihaknya tengah mengkaji aturan untuk capping alias pembatasan besaran suku bunga kredit segmen UMKM. "OJK sedang bekerja ke arah kemungkinan kredit
[Baca Selengkapnya]

Transaksi valas mulai diperketat

Transaksi valas mulai diperketat JAKARTA. Ruang gerak spekulan pada transaksi tunai valuta asing (valas) semakin sempit. Bank Indonesia (BI) merilis beleid baru transaksi valas yang mempersempit peluang spekulasi valuta serta menjaga stabilitas rupiah. Salah satunya, PBI No.16/16/PBI/2014 tentang Transaksi Valas antara Bank dengan Pihak Domestik. Ada dua poin penting beleid ini. Pertama, pembelian valas terhadap
[Baca Selengkapnya]

LPS rate untuk BPR di level 10,25% dianggap tepat

LPS rate untuk BPR di level 10,25% dianggap tepatJAKARTA. Perhimpunan Bank-Bank Perkreditan Rakyat di Seluruh Indonesia (Perbarindo) menganggap kebijakan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan suku bunga penjaminan bagi kalangan bank perkreditan rakyat (BPR) sudah tepat. Sebab kini sudah semakin banyak BPR yang terbebani biaya dana (cost of fund) yang terus meningkat. Menurut Joko Suyanto, Ketua Umum Perbarindo, sikap LPS
[Baca Selengkapnya]

KREDIT MACET : Bank kecil catat NPL tinggi di empat sektor ini

KREDIT MACET : Bank kecil catat NPL tinggi di empat sektor iniJAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus meneliti kenaikan rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) pada empat sektor. Seperti konstruksi, pertambangan, perdagangan dan jasa sosial. Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI mengatakan, kenaikan NPL itu terjadi pada bank-bank kelompok kecil. “Kelompok bank BUKU 1 dan BUKU 2 mencatat kenaikan NPL tinggi pada
[Baca Selengkapnya]

LPS tahan suku bunga penjaminan s.d 15 Jan 2015

LPS tahan suku bunga penjaminan s.d 15 Jan 2015JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menahan suku bunga penjaminan simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas), baik di Bank Umum maupun di Bank Perkreditan Rakyat, yang berlaku mulai 15 September 2014 hingga 14 Januari 2015. Adapun bunga yang ditetapkan oleh LPS adalah sebesar 7,75% untuk Bank Umum dalam rupiah dan 1,50%
[Baca Selengkapnya]

Oktober, Biaya transfer beda bank di ATM naik jadi Rp 7.500

Oktober, Biaya transfer beda bank di ATM naik jadi Rp 7.500JAKARTA. Bank-bank berencana menaikkan besaran biaya administrasi transaksi transfer antarbank di galeri mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Selama ini, biaya interkoneksi layanan transfer yang dibebankan kepada nasabah adalah sebesar Rp 5.000. Namun, pada 1 Oktober 2014 mendatang, biaya transaksi transfer beda bank akan naik menjadi Rp 7.500. Senior Vice President Electronic
[Baca Selengkapnya]

Polri sulit atasi kejahatan perbankan berbasis IT

Polri sulit atasi kejahatan perbankan berbasis ITJAKARTA. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengaku kesulitan mengatasi maraknya kejahatan keuangan berbasis IT (information technology) di perbankan nasional. Kejahatan keuangan perbankan dianggap paling meresahkan masyarakat. Kepala Polri Jenderal Polisi Sutarman mengungkapkan, kejahatan konvensional di perbankan seperti pembobolan mesin ATM dan perampokan pada perbankan masih dianggap mudah untuk diidentifikasi. Namun, sejalan
[Baca Selengkapnya]

7 saran OJK atas perkembangan industri keuangan

7 saran OJK atas perkembangan industri keuanganJAKARTA. Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, mengatakan, setidaknya ada tujuh prioritas yang harus menjadi perhatian pemerintah di industri keuangan mendatang. Pertama, pengembangan kelembagaan industri keuangan seperti perbankan dan non-perbankan, agar mendorong persaingan di industri keuangan. "Termasuk bagaimana kita mampu memenuhi kebutuhan layanan spesifik. Misalnya untuk membiayai infrastruktur,
[Baca Selengkapnya]

Baru 55 Juta Orang Indonesia Melek Soal Keuangan

Baru 55 Juta Orang Indonesia Melek Soal KeuanganBandung -Indonesia terus mendorong peningkatan akses jasa keuangan kepada masyarakat. Sayangnya upaya tersebut masih belum seimbang dengan tingkat pemahaman masyarakat akan industri jasa keuangan itu sendiri. Sri Rahayu Widodo, Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerangkan, saat ini indeks literasi keuangan masyarakat indonesia baru 21,7%. Artinya, dari
[Baca Selengkapnya]

Tawarkan Kredit via SMS dan Telepon, Izin Usaha Bisa Dicabut

Tawarkan Kredit via SMS dan Telepon, Izin Usaha Bisa DicabutJakarta -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan bahwa ada ancaman dicabutnya izinusaha bagi Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) yang membocorkan data pribadi nasabahnya ke pihak lain. Ancaman tersebut tertuang dalam pasal 53 Peraturan OJK Nomor.1/POJK.07/2013 yang mulai berlaku 6 Agustus 2014. Penegasan ini dilakukan guna merespon kian maraknya penawaran jasa keuangan seperti kartu
[Baca Selengkapnya]

LDR tinggi, BI waspadai bank menengah

LDR tinggi, BI waspadai bank menengahJAKARTA. Industri perbankan Indonesia masih kekeringan sumber dana. Bank Indonesia (BI) mengendus pengetatan likuiditas marak terjadi di bank BUKU II dan BUKU III, yang justru kian gencar menyalurkan kredit. "Mereka harus hati-hati, karena kalau tidak, mereka akan menaikkan suku bunga sehingga memperburuk risiko kredit," jelas Halim Alamsyah, Deputi Gubernur BI, pekan lalu.
[Baca Selengkapnya]

BPJS ketenagakerjaan luncurkan kios elektronik

BPJS ketenagakerjaan luncurkan kios elektronikJAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan meluncurkan kios elektronik untuk menggaet peserta pekerja bukan penerima upah atau non formal. Peluncuran dilakukan di Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta Pusat. Junaedi, Direktur Kepesertaan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan mengungkapkan, pihaknya menargetkan menggaet 1 juta pekerja bukan penerima upah di sepanjang
[Baca Selengkapnya]

Bank mulai proses migrasi kartu debit berteknologi cip

Bank mulai proses migrasi kartu debit berteknologi cipJAKARTA. Terhitung mulai awal 2016 mendatang, semua kartu ATM dan debit sudah harus menggunakan teknologi cip dari saat ini yang bertenologi magnetik. Sejumlah bank pun sudah bersiap melakukan migrasi teknologi kartu ATM/debit tersebut. Ambil contoh, PT Bank Mandiri Tbk, menargetkan mulai November tahun ini, sudah bisa melakukan migrasi kartu dari magnetik
[Baca Selengkapnya]

Produk Unggulan Anak Perusahaan

Nasabah Binaan Anak Perusahaan